TikTok kembali menghadirkan sejumlah perubahan yang menarik perhatian pengguna dan kreator. Pembaruan terbaru tidak hanya berkaitan dengan tampilan video, tetapi juga memperluas fungsi kolom komentar dan penggunaan kecerdasan buatan atau AI di dalam platform.
Pada September 2026, TikTok memperkenalkan beberapa fitur baru seperti Voice Comments, Comment Polls, Photo Carousel Comments, dan Live Photo Comments. Di sisi lain, TikTok juga memperkuat sistem untuk mendeteksi konten spam berbasis AI serta mengembangkan teknologi transparansi untuk konten yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan.
Voice Comments Bikin Kolom Komentar Lebih Interaktif
Salah satu fitur baru yang paling mudah terlihat adalah Voice Comments.
Fitur ini memungkinkan pengguna memberikan komentar menggunakan rekaman suara hingga 60 detik. Pengguna cukup memilih ikon mikrofon pada kolom komentar untuk merekam pesan audio dan kemudian mengirimkannya.
Kehadiran komentar suara membuat interaksi di TikTok tidak lagi terbatas pada teks, foto, atau video sticker. Respons terhadap sebuah video kini dapat disampaikan secara lebih langsung melalui suara.
Bagi kreator, fitur ini juga dapat membuka bentuk interaksi baru dengan audiens. Video tutorial, komedi, musik, hingga konten diskusi berpotensi mendapatkan respons yang lebih beragam melalui komentar suara.
Polling di Kolom Komentar
TikTok juga memperkenalkan Comment Polls yang memungkinkan pengguna membuat jajak pendapat langsung di bagian komentar.
Fitur tersebut dapat membuat diskusi di bawah video menjadi lebih interaktif. Penonton tidak hanya memberikan komentar, tetapi juga dapat ikut memilih jawaban dalam sebuah polling.
Bagi kreator, polling dapat digunakan untuk mengetahui respons audiens terhadap berbagai pilihan. Misalnya, kreator dapat meminta penonton memilih topik video berikutnya, menentukan versi konten yang disukai, atau memberikan pendapat mengenai suatu pembahasan.
Komentar dengan Foto Carousel
Perubahan lainnya adalah Photo Carousel Comments.
Dengan fitur ini, pengguna dapat membagikan beberapa foto sekaligus melalui komentar. TikTok juga memperkenalkan Live Photo Comments, sehingga bentuk komunikasi di bagian komentar menjadi lebih beragam.
TikTok menyebut bagian komentar kini telah berkembang menjadi ruang interaksi tersendiri. Platform tersebut mengatakan lebih dari 1,7 miliar komentar dibagikan setiap hari, sehingga peningkatan fungsi komentar berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi setelah menonton sebuah video.
TikTok Makin Serius Mengembangkan AI
Selain perubahan pada komentar, AI menjadi salah satu fokus penting TikTok.
Pada September 2026, TikTok mengumumkan pengujian sistem deteksi yang ditingkatkan untuk menemukan akun yang secara khusus mengunggah spam berbasis AI dalam jumlah besar. Pengujian tersebut ditujukan untuk menghadapi konten AI yang berpotensi memenuhi feed dan mengurangi visibilitas konten kreator asli.
TikTok menyebut lebih dari 86 juta akun palsu telah dihapus dalam tiga bulan pertama 2026. Platform tersebut juga mengatakan akan menguji peningkatan deteksi terhadap spam AI, termasuk pada topik yang berhubungan dengan politik dan peristiwa terkini, informasi keuangan, serta kesehatan.
Label Konten AI Semakin Diperhatikan
Perkembangan AI juga membuat TikTok memperkuat sistem transparansi.
TikTok menggunakan kombinasi Content Credentials, alat pelabelan kreator, dan invisible watermarking untuk membantu mengidentifikasi konten yang dibuat menggunakan AI. Hingga September 2026, TikTok menyatakan telah memberi label lebih dari 3 miliar video sebagai konten yang dibuat menggunakan AI.
TikTok juga bergabung dengan C2PA Steering Committee, sebuah organisasi yang mengembangkan standar untuk membantu mengidentifikasi asal-usul dan perubahan terhadap konten digital.
Langkah tersebut menjadi semakin relevan karena teknologi generative AI membuat pembuatan gambar dan video sintetis semakin mudah.
Ada Juga Fitur AI untuk Kreator
Pengembangan AI TikTok tidak hanya berfokus pada moderasi.
TikTok menyebut sejumlah alat kreatif berbasis AI seperti Smart Split dan AI Outline sebagai bagian dari pengembangan fitur kreatif di platform. TikTok juga sedang menguji Manage Topics, yang memungkinkan pengguna mengatur seberapa banyak konten yang dibuat menggunakan AI yang ingin mereka lihat.
Dengan demikian, AI di TikTok memiliki dua sisi. Di satu sisi, teknologi tersebut dapat membantu kreator menghasilkan konten. Di sisi lain, TikTok juga harus memastikan konten sintetis tidak digunakan untuk menghasilkan spam dalam skala besar.
Perubahan Ini Penting bagi Kreator
Bagi kreator TikTok, perubahan terbaru menunjukkan bahwa interaksi dengan audiens semakin menjadi bagian penting dari pengalaman video.
Kolom komentar yang sebelumnya lebih banyak digunakan untuk memberikan respons berbasis teks kini berkembang menjadi ruang yang dapat berisi suara, polling, foto carousel, dan Live Photo.
Kreator dapat memanfaatkan perubahan tersebut untuk membuat percakapan setelah video menjadi lebih aktif. Misalnya, sebuah video dapat diakhiri dengan pertanyaan yang kemudian dijawab melalui polling atau komentar suara.
Namun, fitur-fitur tersebut tidak secara otomatis menjamin sebuah video mendapatkan lebih banyak penonton. Performa konten tetap dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kualitas video, relevansi topik, respons audiens, serta sistem rekomendasi TikTok.
TikTok Juga Memperluas Ekosistem Kreator
Perubahan TikTok tidak berhenti pada fitur video dan komentar. Platform ini juga terus mengembangkan ekosistem untuk kreator dan bisnis.
Pada September 2026, TikTok bersama Amplify memperkenalkan The Next Episode, sebuah inisiatif yang menghubungkan brand dengan kreator untuk membuat konten berbentuk serial. Format yang ditawarkan mencakup micro-drama, wawancara, game show, docuseries, hingga reality show.
Perkembangan tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap format konten yang lebih panjang dan episodik di dalam ekosistem TikTok.
Apa yang Perlu Diperhatikan Pengguna?
Dengan semakin banyaknya fitur baru, pengguna perlu memahami bahwa TikTok sedang mengembangkan pengalaman yang lebih interaktif dan semakin terintegrasi dengan AI.
Untuk kreator, beberapa perubahan yang patut diperhatikan adalah:
- Voice Comments untuk interaksi berbasis suara.
- Comment Polls untuk membuat jajak pendapat.
- Photo Carousel Comments untuk membagikan beberapa foto dalam komentar.
- Live Photo Comments untuk bentuk respons visual tambahan.
- Pengembangan AI tools untuk membantu proses kreatif.
- Sistem deteksi yang lebih kuat terhadap spam berbasis AI.
- Teknologi pelabelan untuk meningkatkan transparansi konten AI.
Kreator juga perlu memperhatikan transparansi ketika menggunakan AI dalam proses produksi konten, terutama ketika hasilnya dapat terlihat realistis.
Kesimpulan
TikTok sedang memperluas pengalaman pengguna melalui fitur komentar yang lebih interaktif dan teknologi AI yang semakin terintegrasi. Voice Comments, Comment Polls, Photo Carousel Comments, dan Live Photo Comments menjadi beberapa pembaruan yang paling terlihat pada September 2026.
Pada saat yang sama, TikTok memperkuat sistem untuk menghadapi spam berbasis AI dan meningkatkan transparansi konten sintetis. Platform tersebut juga terus mengembangkan alat AI untuk membantu kreativitas pengguna.
Bagi kreator, perubahan ini membuat kolom komentar semakin penting sebagai bagian dari pengalaman konten. Sementara itu, perkembangan AI membuat kemampuan membuat konten menjadi semakin luas, tetapi juga meningkatkan kebutuhan terhadap transparansi dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
Keyword terkait: TikTok terbaru 2026, fitur baru TikTok, TikTok September 2026, perubahan TikTok, fitur TikTok terbaru, TikTok AI, fitur AI TikTok, Voice Comments TikTok, Comment Polls TikTok, TikTok untuk kreator, TikTok terbaru hari ini, update TikTok, fitur komentar TikTok, TikTok AI terbaru

