Saat Tes Positif Tetapi Tidak Hamil. Kenapa?


Melihat hasil tes kehamilan adalah momen yang mendebarkan bagi pasangan yang menantikan kehadiran bayi. Tes kehamilan positif pada Testpack tentu menggembirakan, tetapi dalam beberapa kasus, hasilnya tidak dapat digunakan sebagai patokan. Ada tes kehamilan yang disebut false positive. Apa itu? Simak Penjelasan berikut

Ada hasil tes kehamilan positif ketika menggunakan Testpack tetapi sebenarnya tidak hamil, biasanya disebut false positive. Pada dasarnya, cara kerja Testpack adalah menemukan ada tidaknya hormon kehamilan (hCG) dalam sampel urin. Banyak level hCG akan diproduksi selama kehamilan.

Testpack yang memiliki hasil positif tentu dapat membuat seluruh keluarga bahagia. Apalagi jika keluarga kita benar-benar menunggu kehamilan kita. Tetapi ketika hasil tes positif tetapi kita tidak benar-benar hamil, tentu saja kita akan merasakan kekecewaan.

Penyebab yang dapat memicu positif palsu


1. Minum Mengkonsumsi atau menjalani perawatan kesuburan

Jika kita mencoba hamil dengan fertilisasi in-vitro atau lebih dikenal dengan fertilisasi in-vitro (IVF), maka akan ada obat atau injeksi hCG yang masuk ke dalam tubuh, inilah yang membuat hasil tes kehamilan positif.

2. Janin tidak berkembang

Ini karena sel telur yang dibuahi telah ditanamkan di dalam rahim dan menghasilkan hCG, tetapi karena sesuatu berhenti berkembang.

3. Teknik dan waktu penggunaan paket tes yang salah

Pastikan tes dilakukan dengan benar dan sesuai dengan instruksi untuk hasil yang akurat. Periksa tanggal kedaluwarsa pada paket.

Jika Anda mendapatkan tes kehamilan positif, Anda harus segera pergi ke dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jadi, hasil yang akurat akan diperoleh setelah memeriksa bagian dalam rahim.

Semoga bermanfaat.
DONASI VIA PAYPAL Terima Kasih Telah Berkunjung Jika artikel ini bermanfaat. Bantu Berikan Donasi untuk memperpanjang domain www.magelang1337.com. Thanks..

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel