Inilah Kumpulan Jenis Malware yang Harus Kamu Waspadai

Inilah Kumpulan Jenis Malware yang Harus Kamu Waspadai
Daftar Isi Artikel

Magelang1337.com - Apakah Anda pernah merasa jengkel karena komputer atau laptop Anda terlalu sering bertingkah aneh atau menjadi sangat lambat? Hati-hati! Bisa jadi itu adalah indikasi dari
serangan malware. Ada banyak sekali jenis malware mengerikan yang dapat merusak komputer Anda.Meskipun banyak orang yang mengatakan malicious software adalah virus, nyatanya virus bukanlah kata yang akurat untuk mendeskripsikannya.

Berikut adalah daftar malware serta bagaimana cara mengatasinya dengan VPN. Jika Anda pikir membutuhkan perlindungan saat ini, silahkan download VPN di link dibawah nanti. VPN akan melindungi koneksi saat terhubung ke jaringan publik atau melakukan download data tertentu.

Apa yang dimaksud dengan Malware dan Contohnya?

Apa itu malware dan contoh malware? Malware atau singkatan dari malicious software adalah perangkat lunak berbahaya atau jahat. Perangkat lunak ini dirancang sedemikian rupa agar komputer dan sistemnya rusak dan hancur. Contoh malware paling umum yang sering pengguna temui saat menggunakan komputer adalah virus, worm, trojan horse, adware, bot, spyware, ransomware, backdoor, dan
keylogger.

Jenis Malware Apa Saja yang Bisa Berbahaya?

Serangan malware yang dapat menampilkan iklan tidak senonoh maupun memudahkan akses ke data pribadi bagi hacker akan sangat merugikan pengguna. Lalu apa saja jenis malware yang dapat merugikan penggunanya? Berikut jenis malware akan dijelaskan satu persatu.

1. Virus

Virus adalah satu dari banyak jenis malware lainnya. Istilah virus sangat umum dalam dunia
teknologi informasi karena virus adalah malware yang paling banyak ditemui di kalangan luas. Virus mampu menginfeksi, mengubah, merusak, dan memanipulasi data komputer. Selain itu juga, virus sangat handal melipatgandakan diri dengan jalan mengkopi diri sendiri kemudian menyisipkan program bawaannya pada program lain komputer. Tetapi virus tidak dapat melakukan aktivitasnya tanpa bantuan dari aktivator yang pada umumnya adalah pengguna komputer itu sendiri.

2. Worm

Lain halnya dengan virus, worm tidak membutuhkan aktivator untuk berkembang biak di komputer. Worm dapat menggandakan diri dan menyebar cepat tanpa bantuan dari aktivator. Worm menyerang melalui lubang (port) keamanan yang tidak tertutup. Satu worm dapat menyebar melewati jaringan Internet, LAN atau WAN secara mandiri.

3. Trojan Horse

Trojan horse mampu menyembunyikan diri dengan sangat baik di program sehingga banyak user tidak sadar jika sedang mengalami serangan malware. Program dengan trojan horse mengelabui seolah-olah tidak terjadi sesuatu yang mengancam. Padahal, secara diam-diam programnya mampu merusak sistem. Lalu mencuri informasi dari korban dan membajak diam-diam.

4. Adware

Adware adalah salah satu jenis malware yang melakukan aksinya apabila penggunanya terkoneksi ke internet. Tanpa diketahui pengguna, adware yang telah diam-diam dimasukkan pembuat program, mampu menampilkan iklan maupun mengunduh secara otomatis. Kurang lebih, adware mirip seperti iklan pop-up.

5. Bot

Bot atau jaringan robot ialah malicious software yang menghubungkan diri melalui internet. Bots bekerja sesuai dengan perintah dari pembuatnya setelah berhasil menyusup keamanan komputer. Bots dapat mengumpulkan informasi penting, mengontrol dari jarak jauh, dan lain-lain sesuai perintah program.

6. Spyware

Spyware memata-matai agar informasi atau kebiasaan pengguna komputer bocor. Beberapa informasi yang dapat dikumpulkan oleh spyware adalah informasi pribadi, perilaku user dan aksi mata-mata lainnya. Setelah informasi berhasil dikumpulkan, spyware akan mengirimkan informasi ke pihak ketiga di suatu tempat tertentu yang telah ditentukan tanpa sepengetahuan pengguna komputer. Aktivitas spyware dapat memperlambat koneksi internet. Jadi, Anda harus berhati-hati jika koneksi internet anda menjadi lambat, tidak seperti biasanya yah.

7. Ransomware

Ransomware, salah satu jenis malware yang dikhususkan sebagai penghalang akses ke sistem komputer. Ransomware menargetkan jaringan komputer sebagai tempat operasi hingga merusak
semua perangkat yang terhubung dalam jaringan. Selama ransomware aktif, peretas akan beraksi untuk menembus program keamanannya. Sebelum menginfeksi lebih lanjut, program keamanan tersebut akan dinonaktifkan.

8. Backdoor

Secara diam-diam peretas menyisipkan backdoor ke sistem atau program. Tanpa sepengetahuan pengguna, peretas dapat masuk ke sistem pengguna bahkan mengakses sistem secara keseluruhan.
Backdoor akan sangat mudah masuk jika komputer sering terinfeksi worms atau trojan horse.

9. Keylogger

Keylogger adalah contoh malware yang dapat merekam ketikan keyboard pengguna. Setelah berhasil merekam aktivitas keyboard pengguna, hacker akan menerima data dari keylogger. Sebagian besar keylogger digunakan untuk pencurian data penting dan kata sandi.

Apa yang harus dilakukan untuk terlindung dari malware?

Cara jitu untuk melindungi komputer dari serangan malware adalah dengan men-download software anti-malware. Walaupun faktanya, tidak semua antivirus bisa melindungi 100%, apalagi antivirus gratis. Seringkali malware menyerang dengan mudah saat terhubung ke internet. 

Oleh karena itu, Anda harus download VPN sebagai perlindungan dengan cara mengaktifkan chrome VPN pada pengaturan extension. Dengan demikian Anda berada pada mode online safety setiap kali Anda menjelajah dunia maya. Untuk dapat meningkatkan keamanan perangkat, Anda juga bisa melakukan beberapa tindakan berikut ini.
  • Menggunakan beberapa antivirus agar keamanan komputer jadi lebih baik.
  • Jangan colok-cabut flashdisk dari komputer lain sembarangan ke komputer atau laptop pribadi.
  • Penggunaan password sebaiknya diterapkan agar hacker tidak dapat dengan mudah mengambil alih sistem atau akun Anda.
Selain itu, ada salah satu software anti-malware yang bisa Anda unduh, yaitu VeePN. Anda bisa download VPN dengan mudah dan cepat. Yang perlu Anda lakukan hanyalah download VPN dengan cara ketik ‘VPN for Chrome’ di mesin pencarian. Kemudian aktifkan ekstensi program tersebut di browser.

Serangan semua malware tentu sangat menyebalkan dan membahayakan sistem atau data penting yang kita miliki di komputer. Namun, jangan khawatir karena VeePN bisa menjadi solusinya! Segera download VPN agar Anda tetap tenang selama menjelajah dunia maya. Semua keputusan ditangan Anda, free trial alias gratis untuk dicoba.

Dengan demikian, Anda telah mengetahui jenis dan contoh malware. Jangan lagi mengatakan malware jenis lain dengan sebutan virus yah, karena virus itu salah satu jenis malware. Jangan pula ragu untuk segera melindungi komputer Anda dari serangan malware.

Silahkan Komentar dengan bahasa yang sopan :)

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>