5 Rekomendasi Laptop di Bawah 10 Jutaan untuk Editing Video dan Gaming

5 Rekomendasi Laptop di Bawah 10 Jutaan untuk Editing Video dan Gaming
Daftar Isi Artikel

 


Mencari laptop di bawah 10 jutaan untuk editing video dan gaming bukan perkara mudah. Di rentang harga ini, pengguna biasanya harus memilih antara prosesor kencang, GPU dedicated, RAM besar, layar berkualitas, atau sistem pendinginan yang mumpuni.

Kabar baiknya, beberapa laptop gaming entry-level sudah menawarkan GPU NVIDIA GeForce RTX 2050, prosesor AMD Ryzen 5/7 atau Intel Core i5, SSD 512 GB, serta layar dengan refresh rate tinggi. Salah satu contohnya adalah ASUS TUF Gaming A15 FA506NF yang ditemukan di kisaran Rp9,15 juta pada listing pasar, dengan Ryzen 5 7535HS dan RTX 2050.

Namun, harga laptop sangat mudah berubah karena promo, stok, dan perbedaan SKU. Karena itu, daftar berikut sebaiknya dijadikan referensi model dan konfigurasi, bukan patokan harga mutlak.


1. ASUS TUF Gaming A15 FA506NF

 

ASUS TUF Gaming A15 FA506NF

Rp 9.150.000Shopee
4,4 (220)

ASUS TUF Gaming A15 FA506NF menjadi salah satu pilihan menarik untuk pengguna yang membutuhkan laptop untuk gaming sekaligus editing.

Konfigurasi yang ditemukan menggunakan AMD Ryzen 5 7535HS, NVIDIA GeForce RTX 2050, RAM 8 GB, dan SSD 512 GB dengan harga sekitar Rp9,15 juta.

Spesifikasi yang perlu diperhatikan

  • AMD Ryzen 5 7535HS
  • NVIDIA GeForce RTX 2050
  • RAM 8 GB
  • SSD 512 GB
  • Layar Full HD 144 Hz pada konfigurasi terkait

Untuk editing video, kombinasi Ryzen 5 dan RTX 2050 sudah cukup menarik untuk pekerjaan Full HD, terutama jika menggunakan Adobe Premiere Pro, CapCut PC, atau aplikasi editing sejenis.

Namun, RAM 8 GB menjadi kelemahan utama. Jika memungkinkan, upgrade ke 16 GB akan membuat pengalaman multitasking dan editing jauh lebih nyaman.

Kelebihan

  • Performa CPU cukup kuat.
  • GPU dedicated RTX 2050.
  • Layar refresh rate tinggi.
  • Cocok untuk gaming.
  • Masih relevan untuk editing video.

Kekurangan

  • RAM 8 GB pada konfigurasi tertentu.
  • Editing 4K berat masih membutuhkan kompromi.
  • Harga dapat berbeda jauh berdasarkan SKU.

Cocok untuk: gamer dan content creator pemula yang membutuhkan satu laptop untuk dua kebutuhan.


2. HP Victus 15 Ryzen 5 RTX 2050

Rp 8.800.000 · Lazada Indonesia

HP Victus 15 merupakan alternatif menarik bagi pengguna yang menginginkan laptop gaming dengan tampilan yang relatif tidak terlalu agresif.

Salah satu listing yang ditemukan menunjukkan konfigurasi AMD Ryzen 5 7535HS, RTX 2050, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB dengan harga sekitar Rp9,9 juta.

Konfigurasi RAM 16 GB membuatnya menarik untuk editing video karena aplikasi editing cenderung membutuhkan memori lebih besar ketika digunakan bersama browser, Photoshop, atau aplikasi lainnya.

Kelebihan

  • Ryzen 5 7535HS.
  • RTX 2050 4 GB pada konfigurasi terkait.
  • RAM 16 GB.
  • SSD 512 GB.
  • Cocok untuk editing dan gaming.
  • Desain lebih fleksibel untuk penggunaan sehari-hari.

Kekurangan

  • RTX 2050 masih termasuk GPU entry-level.
  • Kemampuan editing 4K kompleks terbatas.
  • Harga dapat berubah berdasarkan toko dan konfigurasi.

Cocok untuk: mahasiswa, content creator pemula, dan gamer yang membutuhkan laptop serbaguna.


3. Lenovo LOQ 15 RTX 2050

Rp 8.600.000 · tokopedia.com

Lenovo LOQ dikenal sebagai salah satu lini laptop gaming Lenovo yang menawarkan pendekatan performa-oriented.

Salah satu listing pasar untuk LOQ dengan Intel Core i5-12450HX dan RTX 2050 ditemukan di kisaran Rp8,6 juta, meskipun konfigurasi dan kondisi unit perlu diperiksa sebelum membeli.

Ada pula konfigurasi LOQ 15IAX9 yang menggunakan Core i5-12450HX, RAM 12 GB, SSD 512 GB, dan RTX 2050, tetapi harga listing lain sudah berada di sekitar Rp10,5 juta.

Artinya, LOQ bisa masuk budget Rp10 juta jika mendapatkan SKU atau promo yang tepat, tetapi tidak semua variannya berada di bawah angka tersebut.

Kelebihan

  • Core i5-12450HX.
  • RTX 2050.
  • SSD 512 GB.
  • Performa gaming menarik.
  • Cocok untuk pekerjaan berat dibanding laptop office biasa.

Kekurangan

  • RAM 12 GB tidak selalu ideal untuk editing berat.
  • Beberapa SKU sudah menembus Rp10 juta.
  • Perlu teliti membedakan model dan konfigurasi.

Cocok untuk: pengguna yang lebih mengutamakan performa gaming dan editing daripada desain laptop tipis.


4. HP Victus 15 RTX 2050 16GB

Rp 7.250.000 · shopee.co.id

Pilihan lain yang patut dilirik adalah HP Victus 15 dengan Ryzen 5, RTX 2050, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB.

Listing yang ditemukan menunjukkan harga sekitar Rp7,25 juta, tetapi harga tersebut perlu diperiksa kembali karena harga yang sangat rendah dapat mengindikasikan perbedaan SKU, kondisi unit, garansi, atau promo tertentu.

Karena itu, jangan langsung berasumsi semua HP Victus RTX 2050 dijual pada harga tersebut.

Kenapa menarik?

RAM 16 GB merupakan nilai tambah besar untuk editing.

Ketika menggunakan aplikasi seperti Premiere Pro atau DaVinci Resolve, Anda kemungkinan akan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. RAM lebih besar dapat membantu mengurangi hambatan ketika multitasking.

Kelebihan

  • RAM 16 GB.
  • RTX 2050.
  • SSD 512 GB.
  • Ryzen 5.
  • Bisa digunakan untuk gaming.
  • Menarik untuk editing Full HD.

Kekurangan

  • Perlu memastikan keaslian dan kondisi unit.
  • Harga listing sangat bervariasi.
  • RTX 2050 bukan GPU untuk editing 4K profesional yang berat.

Cocok untuk: pengguna yang mencari kombinasi RAM besar dan GPU dedicated dengan budget terbatas.


5. ASUS TUF Gaming A15 Ryzen 7 RTX 2050

Rp 9.500.000 · tokopedia.com

Jika menemukan promo yang tepat, ASUS TUF Gaming A15 dengan Ryzen 7 dan RTX 2050 juga menarik untuk dipertimbangkan.

Salah satu listing yang ditemukan mencantumkan Ryzen 7 7435HS dan RTX 2050 dengan harga sekitar Rp9,5 juta.

Ryzen 7 memberikan tenaga CPU lebih besar dibanding Ryzen 5 pada sejumlah skenario, sehingga cukup menarik untuk pengguna yang menggabungkan gaming, editing, rendering, dan multitasking.

Kelebihan

  • AMD Ryzen 7 7435HS.
  • RTX 2050.
  • Cocok untuk gaming.
  • Bisa digunakan untuk rendering.
  • Sistem laptop dirancang untuk penggunaan performa tinggi.

Kekurangan

  • RAM dan SSD harus diperiksa berdasarkan SKU.
  • RTX 2050 tetap memiliki keterbatasan VRAM.
  • Baterai bukan prioritas utama laptop gaming.

Cocok untuk: pengguna yang menginginkan CPU lebih bertenaga dengan budget di bawah Rp10 juta.


Perbandingan 5 Laptop di Bawah 10 Juta

Laptop Prosesor GPU RAM SSD Cocok untuk
ASUS TUF A15 FA506NF Ryzen 5 7535HS RTX 2050 8 GB* 512 GB Gaming + editing
HP Victus 15 Ryzen 5 7535HS RTX 2050 16 GB* 512 GB Editing + gaming
Lenovo LOQ 15 Core i5-12450HX RTX 2050 12 GB* 512 GB Gaming + rendering
HP Victus 15 16GB Ryzen 5 RTX 2050 16 GB 512 GB Editing Full HD
ASUS TUF A15 Ryzen 7 Ryzen 7 7435HS RTX 2050 Tergantung SKU Tergantung SKU Gaming + rendering

*Konfigurasi dapat berbeda berdasarkan SKU. Harga juga dapat berubah sewaktu-waktu.


Laptop di Bawah 10 Juta untuk Editing Video, Apakah Bisa?

Bisa.

Laptop dengan Ryzen 5/Core i5 dan RTX 2050 sudah cukup untuk menangani berbagai pekerjaan editing, terutama video Full HD.

Untuk kebutuhan seperti:

  • YouTube.
  • TikTok.
  • Instagram Reels.
  • Video promosi.
  • Video sekolah atau kuliah.
  • Konten gaming.
  • Editing vlog.

kelas laptop tersebut masih masuk akal.

Namun, untuk editing profesional dengan 4K multi-layer, efek berat, color grading kompleks, dan rendering panjang, sebaiknya naik ke laptop dengan GPU lebih tinggi dan RAM minimal 16 GB.


Laptop di Bawah 10 Juta untuk Gaming

Laptop RTX 2050 masih dapat digunakan untuk gaming, khususnya game esports.

Untuk game seperti:

  • Valorant
  • Dota 2
  • Counter-Strike 2
  • League of Legends
  • Fortnite
  • EA Sports FC
  • Minecraft

GPU tersebut masih cukup menarik.

Untuk game AAA terbaru, pengguna perlu lebih realistis.

Jangan selalu menggunakan pengaturan Ultra. Gunakan pengaturan Medium atau High sesuai kemampuan game dan laptop.

FPS aktual dapat berbeda karena dipengaruhi oleh:

  • TGP GPU.
  • CPU.
  • RAM.
  • Driver.
  • Suhu.
  • Resolusi.
  • Pengaturan grafis.
  • Kondisi daya laptop.

Mana yang Lebih Penting untuk Editing: CPU atau GPU?

Keduanya penting, tetapi fungsinya berbeda.

CPU berpengaruh pada proses seperti decoding, encoding tertentu, simulasi, dan berbagai tugas umum.

Sementara GPU dapat membantu akselerasi sejumlah efek, playback, rendering, dan proses lain yang didukung software.

Karena itu, laptop untuk editing video sebaiknya tidak hanya memiliki CPU bagus tetapi juga GPU dedicated.

Untuk budget di bawah Rp10 juta, kombinasi Ryzen 5/Core i5 + RTX 2050 + RAM 16 GB merupakan salah satu konfigurasi yang cukup menarik.


RAM 8 GB atau 16 GB, Mana yang Lebih Baik?

Jika digunakan untuk editing dan gaming, 16 GB lebih direkomendasikan.

RAM 8 GB masih bisa digunakan, tetapi Anda akan lebih cepat merasakan keterbatasannya ketika:

  • Membuka Premiere Pro.
  • Membuka browser dengan banyak tab.
  • Menjalankan Photoshop.
  • Mengedit video.
  • Bermain game.
  • Melakukan multitasking.

Jika laptop hanya memiliki RAM 8 GB tetapi memiliki slot upgrade, Anda dapat mempertimbangkan upgrade ke 16 GB.


Bagaimana dengan SSD 512 GB?

SSD 512 GB merupakan kapasitas yang cukup ideal untuk laptop budget.

Tetapi editor video perlu menyadari bahwa file video berukuran besar.

Contohnya:

  • Footage kamera.
  • File project.
  • Proxy.
  • Cache.
  • Export.
  • Asset musik.
  • Thumbnail.

Semua dapat memakan ruang penyimpanan dengan cepat.

Karena itu, pengguna yang serius melakukan editing sebaiknya menyiapkan SSD eksternal atau storage tambahan.


Jangan Hanya Melihat Refresh Rate Layar

Laptop gaming sering menawarkan layar 144 Hz atau lebih tinggi.

Untuk gaming, refresh rate tinggi memang menarik.

Namun, untuk editing video, ada aspek lain yang jauh lebih penting:

Akurasi warna

Editor membutuhkan warna yang konsisten agar hasil video tidak terlalu berbeda ketika ditonton di perangkat lain.

Resolusi

Full HD sudah cukup untuk banyak kebutuhan, tetapi resolusi lebih tinggi dapat memberikan ruang kerja lebih luas.

Gamut warna

Panel dengan cakupan warna lebih baik lebih menarik untuk pekerjaan kreatif.

Jadi, layar 144 Hz belum tentu otomatis bagus untuk editing.


Apakah RTX 2050 Masih Layak Dibeli pada 2026?

Masih layak untuk budget terbatas, tetapi jangan membelinya dengan harga yang terlalu tinggi.

RTX 2050 sudah bukan GPU generasi terbaru. Namun, jika ditemukan pada laptop di bawah Rp10 juta bersama prosesor yang bagus, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB, GPU tersebut masih cukup menarik untuk gaming entry-level dan editing Full HD.

Sebaliknya, jika harga laptop RTX 2050 sudah mendekati laptop dengan GPU yang jauh lebih baru, sebaiknya bandingkan kembali sebelum membeli.


Tips Memilih Laptop Editing dan Gaming di Bawah 10 Juta

Sebelum membeli, gunakan checklist berikut.

1. Prioritaskan GPU Dedicated

Untuk kombinasi editing dan gaming, RTX 2050 menjadi salah satu titik awal yang masuk akal.

2. Cari RAM 16 GB

Jika belum 16 GB, pastikan RAM dapat di-upgrade.

3. Minimal SSD 512 GB

Kapasitas ini lebih nyaman dibanding 256 GB.

4. Perhatikan Layar

Jangan hanya mengejar 144 Hz. Perhatikan kualitas panel dan reproduksi warna.

5. Cek Upgradeability

Laptop dengan slot RAM dan SSD tambahan akan lebih fleksibel untuk penggunaan jangka panjang.

6. Periksa Garansi

Harga murah tidak selalu berarti lebih baik jika garansi dan kondisi unit tidak jelas.

7. Cek SKU

Nama laptop yang sama dapat memiliki konfigurasi berbeda.


Kesimpulan

Memilih laptop di bawah 10 jutaan untuk editing video dan gaming masih memungkinkan, terutama jika Anda fokus pada konfigurasi dengan GPU dedicated seperti RTX 2050.

Dari lima pilihan di atas, ASUS TUF Gaming A15 FA506NF menarik sebagai pilihan seimbang, sedangkan HP Victus 15 dengan RAM 16 GB lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan editing dan multitasking. Lenovo LOQ 15 bisa dipertimbangkan jika menemukan SKU RTX 2050 dengan harga di bawah Rp10 juta. Sementara ASUS TUF A15 Ryzen 7 menawarkan CPU yang lebih kuat jika mendapatkan promo yang sesuai.

ASUS TUF Gaming A15 FA506NF
ASUS TUF Gaming A15 FA506NF
Rp 9.150.000High-performance gaming with Ryzen 7 and RTX 2050.
4,4
HP Victus 15 RTX 2050
HP Victus 15 RTX 2050
Rp 8.800.000Compact design with powerful RTX 2050 graphics.
Lenovo LOQ 15 RTX 2050
Lenovo LOQ 15 RTX 2050
Rp 8.600.000Affordable RTX 2050 gaming laptop from Lenovo.
ASUS TUF Gaming A15 Ryzen 7 RTX 2050
ASUS TUF Gaming A15 Ryzen 7 RTX 2050
Rp 9.500.000Reliable Ryzen 7 and RTX 2050 for gaming and multitasking.
 
Give feedback

Untuk editing video Full HD dan gaming, spesifikasi seperti Ryzen 5/Core i5, RTX 2050, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB sudah menjadi kombinasi yang cukup menarik di kelas harga ini.

Tetapi jika Anda mempunyai sedikit ruang untuk menaikkan anggaran, jangan lupa membandingkan laptop RTX 2050 dengan model RTX 3050 atau GPU generasi yang lebih baru. Selisih harga yang tidak terlalu besar bisa memberikan peningkatan performa yang lebih terasa untuk gaming maupun pekerjaan kreatif.

Intinya: jangan membeli laptop hanya berdasarkan merek atau tulisan “gaming”. Periksa CPU, GPU, VRAM, RAM, SSD, layar, kemampuan upgrade, garansi, dan SKU secara lengkap sebelum checkout.

Keyword Terkait: Laptop di bawah 10 juta, laptop di bawah 10 jutaan, laptop gaming di bawah 10 juta, laptop editing video di bawah 10 juta, laptop gaming murah 2026, laptop editing murah 2026, laptop 9 jutaan terbaik, laptop 8 jutaan terbaik, laptop 7 jutaan terbaik, laptop RTX 2050 murah, laptop RTX 3050 murah, laptop gaming RTX 2050, laptop RAM 16GB di bawah 10 juta, laptop SSD 512GB murah, laptop untuk Premiere Pro, laptop untuk DaVinci Resolve, laptop untuk CapCut, laptop untuk Adobe Premiere, laptop untuk editing YouTube, laptop untuk content creator, laptop mahasiswa untuk editing, laptop gaming mahasiswa, laptop rendering murah, laptop desain grafis murah, ASUS TUF Gaming A15, HP Victus 15, Lenovo LOQ 15, laptop Ryzen 5 RTX 2050, laptop Ryzen 7 RTX 2050.

★★★★

Silahkan Komentar dengan bahasa yang sopan :)

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>