Hacker Website Pengadilan Jakarta Tertangkap

Hacker Website Pengadilan Jakarta Tertangkap
Daftar Isi Artikel

Situs pengadilan jakarta yang beralamatkan http://sipp.pn-jakartapusat.go.id/ berhasil di retas pada tanggal 19 Desember 2019. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melaporkan ke Dittipidsiber Bareskrim Polri terkait dengan aksi hacking tersebut. Dan pada tanggal 8 januari 2020 Dittipidsiber Bareskrim Polri berhasil mengamankan para pelakunya.

Motif dari aksi hacking ke situs pengadilan jakarta pusat karena memberikan dukungan kepada Lutfi Alfiandi pendemo yang membawa bendera merah putih yang viral di media sosial belakangan ini.

Untuk lebih lengkapnya anda bisa membaca artikel pada postingan Website Pengadilan Jakarta Kena Hack. 

Pendiri Grup Hacker "Typical Idiot Security"


"CA dan AY" mereka adalah para pelaku peretasan website pengadilan jakarta. Pelaku CA adalah pendiri grup hacker Typical Idiot Security . Grup hacker tersebut diketahui telah berhasil meretas atau deface 3896 situs pemerintah dan situs luar negeri.

Dan tersangka "AY" yang mempunyai kode name "KONSLET" juga telah berhasil melakukan deface sekitar 352 website, dari dalam negeri ataupun website luar negeri.

Kedua tersangka ''CA dan AY'' bisa melakukan deface belajar secara otodidak melalui internet dan grup hacker yang mereka ikuti. Pendidikan keduanya hanya lulusan SMP dan SD. Selama melakukan aksi deface mereka menyewa apartemen dan selalu berpindah-pindah.

Saat melakukan peretasan website pengadilan jakarta pelaku menggunakan koneksi melalui apartemen green pramuka city yang berada dijakarta pusat yang mereka sewa. Selain melakukan deface mereka diduga ikut dalam aktifitas kejahatan Carding. Sampai saat ini polisi masih mendalami kasus lain yang melibatkan para pelaku melakukan kejahatan cyber lainnya.

Baca Juga : Perang Dunia III, Hacker Iran Membobol Website Pemerintah AS

Website Polri Ikut Kena Hack


Sesudah website pengadilan jakarta berhasil diretas. Website polri juga berhasil dirubah tampilannya oleh grup hacker Typical Idiot Security. Namun motif peretasan ini berbeda, grup hacker Typical Idiot Security meretas website polri terkait kasus Novel baswedan. Anda bisa membaca artikelnya disini Situs Bareskrim Polri Diretas Hacker

Tips Menghindari Website Terkena Deface :

1. Selalu Melakukan pengujian penetration (pen-test) secara teratur.
2. Memperbaharui Username dan Password secara berkala.
3. Selalu update firewall dan anti-virus secara berkala
4. Selektif dalam menggunakan koneksi WiFi.

Sumber : patrolisiber.id