6 Aplikasi Hacker yang Dipakai NGEHACK Website

6 Aplikasi Hacker yang Dipakai NGEHACK Website
Daftar Isi Artikel

Magelang1337.com - Aplikasi hacker android untuk pemula dan Profesional. Dengan berkembangnya teknologi sekarang, hacker atau peretas semakin canggih juga saat melakukan kejahatan cyber dunia maya. Bahkan saat ini sudah tersedia banyak sekali aplikasi hacker yang dapat mendukung aktivitas para hacker tersebur. Berbagai aplikasi ini dapat digunakan secara gratis ataupun berbayar contohnya aplikasi VPN, Termux, Hackode, Onion browser, dan masih lain-lain.

Di tengah pandemi saat sekarang, tentu sangat penting untuk kita mengantisipasi dari serangan hacker yang berpotensi akan merugikan bisnis atau instansi. Karena, hampir semua usaha sekarang dijalankan secara online, baik itu saat rapat memakai video conference atau jual beli dengan website e-commerce.

Seseorang yang melakukan peretasan sendiri pada dasarnya adalah aktivitas yang mengacu dengan upaya menyusupi perangkat digital. Baik itu dari komputer, smartphone, tablet, Sampai ke jaringan pribadi. Nah, supaya kita tak menjadi korbannya, alangkah baiknya jika kita tahu dan mencoba mempelajari beberapa daftar aplikasi hacker yang sering dipakai meretas dan cara mengantisipasinya.

Berbagai Macam Jenis Hacker Menurut Keahlian

Dengan keahlian mereka, seorang hacker bisa melakukan banyak hal pada berbagai jaringan dan komputer. Tapi, ada banyak jenis hacker yang ada pada dunia technology. Ada hacker yang memilih cara legal atau sah saat melakukan hacking. Jadi mereka memakai skillnya dengan baik, jika tidak, maka akan sebaliknya seperti beberapa macam jenis hacker dibawah ini :

Hacktivist


Hacktivist merupakan jenis hacker yang bisa memanfaatkan kemampuannya untuk mendukung organisasi sosial. Jadi, hacker ini tak selalu mencari uang atau mencari ketenaran.

Jadi hampir sama perannya seperti aktivis sosial yang ada didunia nyata, hacktivist biasanya akan menyuarakan isu sosial, agama, atau politik untuk kepentingan banyak orang.


Kamu pernah nonton film V for Vendetta? Didalam film itu tokoh utama adalah seorang hacktivist yang memperjuangkan politik dan kebaikan sosial untuk orang banyak. Saat menciptakan idenya, dia berlindung memakai topeng Guy Fawkes dimana sampai hari ini telah menjadi ikon pada hacker Anonymous yang terkenal.

Ethical Hacker


Ethical hacker terkadang juga dapat disebut sebagai sistem administrator. Karena, aktivitas hacker yang jenis ini lebih banyak melakukan uji jaringan dan mencari kelemahan sistem yang teridentifikasi, Lalu mereka akan melakukan perbaikan.

Cracker


Cracker Merupakan Jenis hacker yang masuk kedalam sistem dengan cara-cara ilegal untuk keperluan pribadi atau Kelompok. Biasanya tujuan cracker atau disebut blackhat ini untuk mencuri data pribadi, data perusahaan atau instansi.


Contoh kasus yang bisa kita lihat dan sering kita temui aktivitasnya adalah phishing, scam rekening bank, sampai aktivitas money laundry dari barang-barang carding hasil mereka.

Script Kiddies

Pada tingkatan skill meretas, script kiddies merupakan hacker level yang paling bawah karena biasanya mereka tak bisa membuat sendiri code-code yang dibutuhkan untuk meretas. Kebanyakan Seseorang di level ini biasanya berpatokan dari hasil karya orang untuk memudahkan aksinya.

Daftar Aplikasi PC/Android yang Biasa Dipakai Hacker

1. Netsparker

Apakah kamu pernah dengar mengenai Netsparker? Jika belum, Netsparker merupakan layanan web application security scanner, dimana bisa membantu para web developer saat mencari bug atau celah keamanan disebuah website.

Tapi, sayangnya Netsparker malah sering disalahgunakan oleh hacker yang usil dan tak bertanggung jawab. Mereka memakai tools ini untuk mencari website dengan celah keamanan SQL Injection, XSS, dan celah lainnya

Alat ini sangat powerfull karena bisa melakukan uji coba dan mencari kesalahan yang ditemui. Tak hanya itu, Netsparker juga memberikan beberapa paket versi gratis yang dapat dipakai untuk melakukan analisa ke website.


Supaya website Kamu tidak jadi korban oleh orang usil, pastikan kamu selalu menerapkan protokol keamanan contohnya seperti memasang Sertifikat SSL, rutin update plugin dan tidak memakai template nulled.

2. Acunetix

Perkembangan internet yang sangat cepat membuat pebisnis harus cepat juga terjun ke ranah digital. Karena minimnya ilmu pengetahuan dan ketelitian, tak jarang bisnis online yang sudah dipersiapkan malah jadi gagal dan penuh bug masalah keamanan.

Aplikasi Acunetix ini dapat membantu untuk mengidentifikasi mencari beberapa bug/celah keamanan dari kode Kamu untuk menambal bug tersebut dari kebocoran data.

3. Hackode

Aplikasi Hackode biasanya dipakai untuk pengecekan oleh para IT administrator, cyber security professional atau para ethical hacker untuk membantu mengetahui sebuah kelemahan sistem keamanan di OS buatan Google.

Hackode ini memiliki fitur yang cukup lengkap untuk dipakai para pemula dan profesional. Kamu dapat memakai fitur seperti SQL injection, MySQL, Whois, DNS Lookup, Security RSS Feed, dan masih lain-lain.

4. Lucky Patcher

Lucky Patcher merupakan aplikasi hacker yang berbasis OS Android biasa digunakan untuk membuat aplikasi Premium jadi gratis. Tak hanya itu, aplikasi ini biasa dipakai untuk membuat file aplikasi baru seperti phising, dan bisa juga untuk menghilangkan iklan yang ada di dalam konten.


Dengan memanfaatkan aplikasi ini, HP Android Kamu harus di-root supaya semua akses sistem dapat terbuka.

5. WebInspect

WebInspect adalah aplikasi hacker terbaik yang biasa dimanfaatkan para hacker. Jadi, apa fungsi dari Tools WebInspect? Secara umum, WebInspect sendiri dapat berfungsi untuk menyediakan analisa dinamis yang komprehensif dari sebuah layanan website kompleks. Aplikasi ini relatif populer karena dapat membantu para peretas untuk melakukan teknik hacking.

6. Termux

Termux Merupakan aplikasi yang dapat dipakai untuk mengakses terminal seperti pada perangkat berbasis Linux. Fungsi utama dari Termux ini adalah untuk memasukkan, menampilkan dan print data secara langsung dari OS Android Kamu.

Dengan Memakai Termux, hacker ataupun orang awam dapat menjalankan bahasa pemrograman seperti Python, Perl, Ruby tanpa harus melalui proses rooting, menjalankan teks editor berbasis terminal, serta menjangkau fungsi SSH Client.

Demikianlah Artikel Tentang Aplikasi Hacker yang Dipakai NgeHack Website Semoga artikel ini menambah ilmu pengetahuan tentang dunia hacking. Kami sudah banyak menulis artikel tentang tips dan trik hacking kamu bisa membacanya di blog ini. Terima kasih!

Silahkan Komentar dengan bahasa yang sopan :)

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>